Edit Konfigurasi Web Server Debian

Konfigurasi Web Server Debian 8.7 Paling Lengkap

Oke temen-temen pada kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel keada kalian semua tentang Konfigurasi Web Server Debian 8.7 Paling Lengkap, khusunya kalian yang masih SMK dan mengambil jurusan TKJ langsung saja simak sampai habis……..

WEB SERVER

Web Server merupakan sebuah server yang menyediakan layanan data kepada client melalui sebuah protokol komunikasi HTTP dan HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web ( halaman web ) kepada user menggunakan aplikasi tertentu seperti web browser.
Penggunaan paling banyak web server adalah untuk menempatkan beberapa situs-situs website (file-file web ), namun pada prakteknya sekarang penggunaannya diperluas sebagai tempat penyimpanan data ataupun untuk dijalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis yang berbasis web.

Sejarah Web Server

Menurut sejarah web server sendiri pada Tahun 1989 Tim Berners-lee ( lahir di london, Inggris 8 juni 1955 ) mengajukan pada perusahaannya CERN ( European Organization For Nuclear Research) sebuah proyek yang bertujuan untuk mempermudah pertukaran informasi (data/teks) antar para peneliti dengan menggunakan sistem hiperteks. konsepnya adalah agar teks yang terdapat pada komputer satu peneliti dapat dibaca dari komputer peneliti lainnya tanpa memindahkan file aslinya. sehingga jika terjadi perubahan pada isi file tersebut dapat langsung dibaca atau diketahui oleh komputer peneliti lainnya.

Sebagian hasi inplementasi projek ini tahun 1990 berneers-lee menulis dua program komputer.

  1. Sebuah browser yang dinamainnya sebagai world wide web sebagai aplikasi web klien.
  2. Server web pertama didunia, yang kemudian dikenal sebagai CERN httpd yang berjlan pada sistem operasi NeXTSTEP..

Dari tahun 1991 hingga sampai tahun 1994, efektifitas atas teknologi yang digunakan untuk berkunjung serta bertukar data melalui wolrd wide web membuat kedua aplikasi tersebut diadopsi pada sejumlah sistem operasi agar dapat dipergunakan oleh lebih banyak individu ataupun kelompok. awalnya adalah organisasi penelitian kemudian berkembang dan digunakan dilingkungan pendidikan tinggi dan akhirnya digunakan oleh industri bisnis.

Tahun 1994 tim banners-lee memutuskan untuk mengatur pengembangan-pengembangan lanjut atas teknologi-teknoloi terkait lainnya (HTTP, HTML dan lain lain) melalui proses standarisasi.

Cara Kerja Web Server

Cara Kerja web server yaitu melibatkan 2 aplikasi utama yaitu web server dan web client, dimana user mengakses sebuah file web yang ada pada aplikasi web server melalui sebuah program brpwser. pertukaran data dari server ke vlient menggunkan protokol HTTP (Port 80 TCP) atau HTTPS ( port 143 TCP ) pada server sederhana dengan cara kerja pada web server dapat digunakan sebagai berikut :

  1. client disinni dapat berupa komputer dekstop dengan minimal memiliki browser dan terhubung ke web server melalui jaringan internet.
  2. komputer yang berfungsi sebangai sserver didalamnya terdapat perangkat lunak webserver. agar komputer ini dapat di akses oleh client maka komputer harus terhubung ke jaringan internet. dalam jaringan internet komputer ini bisa saja bernama www.google.com atau memiliki alamat ip address 202.10.20.10
  3. Pertama tama client atau user akan meminta suatu halaman ke web server untuk ditampilkan ke komputer client. misalnya cara mengetikkan alamat (biasanya disebut URL ) di browser http://www.google.com. Pada saat itu pengguna/client klik tombol go pada browser. lalu apa yang terjadi ??? melalui media jaringan internet dan melalui protokol http ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan, ” hai, google ada client yang minta halaman utama nihhh, ada dimana halamannnya ” inilah yang disebut http request
  4. Sekarang dari sisi server (Web Server). Mendapat permintaan halaman utama google dari client, server akan mencari-cari di komputernya halaman yang sesuai permintaan. Namanya juga mencari kadang ketemu kadang-kadang juga tidak ketemu. Apanila halaman tersebut ditemukan, maka halaman yang diminta langsung akan dikirim kepada pengguna/client, namun apabila halaman tersebut tidak ditemukan, maka server akan memberikan pesan “404 Page Not Found” yang artinya halaman tidak ditemukan.

Aplikasi Web Server

Banyak aplikasi yang dapat menjalankan web server /HTTP Server dari bersifat open source dana berbayar , diantarannya yaitu sebagai berikut :

  1. Apache Web Server, Aplikasi ini bersifat open source dan paling banyak digunakan saat ini dan mendukung banyak platform seperti windows, linux, max OS, dll di tahun 2005 telah digunakan lebih dari 70 % web server didunia.
  2. IIS ( Internet Information Service ) Buatan Microsoft dan digunakan dalam sistem operasi windws, merupakan saingan terbesar apache.
  3. Nginx, merupakan aplikasi web server yang terkenal karena stabil serta memiliki tingkat performansi tinggi dan minim mengkonsumsi daya. Adapun beberapa situsyang terkenal yang situs tersebut menggunkan nginx adalah wordpress, fastmail, sourceforge dan Github
  4. Lighttpd
  5. Xitami, dll

Konfigurasi Web Server Debian 8.7

Berikut merupakan konfigurasi Web Server pada Debian 8,7 mari kawan- kawan kita simak bagaimana penyelesaiannya :

1. Langkah pertama kita install dahulu aplikasi web server yaitu apache2, dengan perintah script # apt-get install apache2 seperti gambar dibawah ini :

Install Aplikasi Web Server

Tunggu Proses hingga selesai..jika ada peringatan harus menggganti DVD silahkan ganti DVD sesuai dengan yang di minta.

2. Kemudian ketikkan script untuk pindah ke direktori /var/www/html yaitu dengan perintah…
# cd /var/www/html

Direktori Web Server

3. Lalu edit bagian file html dengan perintah # nano index.html

Index.html

4. Kemudian ubah script seperti gambar dibawah ini …..

Konfigurasi Script Web Server

Jangan lupa simpan dengan CTRL+X+Y Enter

5. Lalu kita konfigurasi web server nya, file konfigurasi utama dari web server apache pada debian 8.7 terletak pada file /apache2/sites-available/000-default.conf. berikut perintah scripnya :
# nano /etc/ apache2/sites-available/000-default.conf

Konfigurasi Web Server

Kemudian edit scriptnya seperti dibawah ini:

Edit Konfigurasi Web Server Debian
6. Kemudian restart apache2 dengan perintah
# /etc/init.d/apache2 restart

Restart Web Server
7. Terakhir cek pada browser anda seperti gambar dibawah ini :

Hasil Web Server

Demikianlah pembahasan kami mengenai Konfigurasi Web Server Debian 8.7 Paling Lengkap semoga bermanfaat untuk anda semua……jangan lupa kunjungi juga Tutorial kami lainnya Klik…!!!!!!!!!!